Postingan

Penelitian Tindakan Kelas, Bukti “Sense of Responsibility” Guru (Unconsciousness in competence pada siswa)

Gambar
        “ Saya jadi bingung kalau fisika diajar pak Anu sudah ngajarnya ngomong sendiri,nggak perhatian siswa ,pokoknya ngerti nggak ngerti harus ngerti,kalau begini terus bisa gawat ini..” seorang siswa kelas XI mengeluh.   Penelitian Tindakan Kelas semestinya dipergunakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran secara praktis   berkesinambungan agar setiap guru memiliki kepekaan terhadap perilaku belajar setiap anak didiknya didalam kelas.    Mengingat banyak guru   kurang efektif dalam menghadapi keluhan siswa dalam kesulitan belajarnya. Padahal keahlian seorang guru untuk mengamati,mengenali dan mendeteksi learning signal dari siswanya yang mengatakan..”saya sudah mengerti”. dari   mata   , bahasa tubuh,   pertanyaan dan   keluhan siswa   sangat dibutuhkan. Beberapa keluhan yang patut dikenali guru sebagai berikut: Pertama ,bila siswa yakin bahwa dirinya   tidak tahu dan ti...

Strategi Penilaian Berbasis Kelas: Berkonfrontasi Positif Dengan Siswa ,Mengapa Tidak..?

Gambar
“Saat aku SD selalu tiga besar.SMP 4 besar.Kelas 8 turun menjadi rangking 7.terus kelas 9 ranking 9 . Nilai nemku ada 7 nya. Saat memilih SMA negeri aku gagal diterima.Saat aku masuk SMA sebenarnya suka suka.Ini akibat nya . Maka ketika masuk SMA pertama kali,aku frustrasi karena biologiku jeblok . aku pikir bisa seperti saat di SMP,belajar tidak terlalu serius bisa mendapatkan rangking . DISMA selalu ada ulangan mendadak. Sampai suatu saat saya dipanggil guru lantaran belum mengerjakan tugas menulis paper Sejarah darinya.Saya walaupun tidak takut tapi cemas juga. Namun dengan kelembutan seorang “ibu” beliau mampu membantu saya memecahkan masalah; “Ibu nggak ngerti ,kenapa kamu tidak mengumpulkan tugas ,padahal kan harusnya dikumpulkan senin kemarin dan sudah dua minngu ibu beri waktu ”. “Ya bu ,saya pikir nggak papa tidak mengumpulkan tugas.,saya kan sakit.” (Padahal sakit saya cuma tiga hari ). ‘ Oke,tapi ibu tidak ingin untuk kelengkapan nilai mata pelajaranmu ...

Inti Sari 10 Harapan Siswa dan Orang Tuanya

Gambar
Harapan Siswa dan Ortunya terhadap Guru dan Sekolahnya; (disusun berdasarkan pengalaman sebagai Konsultan Pengembangan SDM , Motivator Smart Parenting Seminar serta On air Radio sejak 1996). Setiap siswa dan orang tuanya berharap agar sekolah dan gurunya: 1. Hanya memiliki tujuan untuk dapat melayani kepentingan terbaik siswa.Terutama prestasi akademiknya plus prestasi keberbakatan.Maka tidak ada pilihan lain bagi para guru untuk totalitas menjalankan profesi dengan memberikan yang terbaik dari yang anda bisa sebagai guru…saran saya jawablah Amin. 2. Meningkatkan syarat profesionalitas sebagai pendidik maupun penyelenggaraan sekolah. Karena terpenuhinya syarat tersebut maka hasil optimal akan tercapai karena dikerjakan secara professional.Capailah profesionalitas bukan sekedar sertifikasi dan tunjungan ,melainkan professional yang membanggakan semua pihak karena hasil optimal karyanya. 3. Seorang guru harus mampu mengenali “produk”nya artinya kompetensi akademik,...

Seminar Pendidikan Bagi Guru…? (efektifkah !)

Gambar
Pernahkah dievalusai dan di follow –up berapa persen seminar pendidikan bagi guru di implementasikan di sekolah masing masing…? Tumpukan bendel sertifikatnya sangat meyakinkan di situ antara lain disebutkan, ijasah lulusan sarjana kependidikan, piagam berbagai diklat pelatihan, semiloka dan sebagainya. Tetapi dampaknya terhadap mutu pembelajaran siswa ? Baik siswa, orang tua dan guru “junior” tak bisa mengerti mengapa kinerjanya tidak begitu maksimal. Sebabnya cukup kompleks, berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya selama 15 tahun menjadi nara sumber dialog interaktif di radio dan pembicara seminar pendidikan keluarga, ada beberapa hal. Semakin banyak pengetahuan teori orang itu biasanya semakin sulit “berani” mempraktekkannya karena terlalu banyak pertimbangan dan resiko takut gagal. Akibatnya ia terjebak oleh kebanggaan terhadap banyaknya ilmu pengetahuan tanpa dapat membuktikan kebenaran ilmunya. Sehingga diri mereka pun mengalami kelelahan rohani karena memendam perasaan keti...

SERBA SALAH MENJADI GURU...!

Gambar
SERBA SALAH MENJADI GURU “Menjadi guru saat ini, serba salah! Semua tindakannya selalu menjadi sorotan semua pihak mulai dari siswa, orang tua masyarakat sampai pemerintah”. Itulah keluhan beberapa guru yang saya temui saat berkunjung disekolahnya. Guru dan sekolah selalu menjadi “tertuduh” telah mengadakan berbagai pungutan tanpa kejelasan efektifitas kegunaannya pada hasil kegiatan pembelajaran siswa. Sejak ada bantuan operasional sekolah dan bantuan lainnya sekolah justru semakin kesulitan dalam pembiayaan karena bantuan baru cair beberapa bulan setelah kegiatan proses belajar mengajar berlangsung. Mayarakat yang terlanjur terbangun persepsinya biaya sekolah itu gratis membuat banyak orang tua enggan peduli mengeluarkan biaya untuk kepentingan pendidikan anaknya baik sebagai donator atau untuk pembelian buku dan kebutuhan sekolah lainnya. Bahkan benar – benar menyerahkan kewajiban dan tanggung jawab pendidikan anak sepenuhnya kepada guru di sekolah. Tugas guru menjadi semakin berat ...

Pendidikan Karakter Melalui Pengalaman Belajar

Gambar
“Umar bin Abu Salamah menceritakan pengalaman masa kecilnya :” ketika akau masih kecil aku berada dalam pangkuan Rosul SAW dan tanganku menjalar kemana mana diatas nampan berisi makanan. Maka Rosul Saw bersabda kepadaku :”hai anak muda,sebutlah nama Allah, makanlah denagan tangan kananmu dan makanlah dengan yang ada di dekatmu”. Maka senantiasa seperti itulah cara makanku sesudahnya (Bukhari ,Kitabul Ath’imah ) Dari “Abdullah bin Mas’ud, ia berkata kepada para bapak tentang bagaimana memperlakukan anak (membangun karakter anak ) mereka :” biasakanlah mereka dengan perbuatan baik karena sesungguhnya kebaikan itu dengan membiasakannnya’. (At – Tarbiyah An –Nabawiyah lith –Thifli ) Saat ini model pembelajaran yang lebih mudah dikenang oleh anak adalah dengan memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak agar dapat dikenang sepanjang masa atau the age of experience .Pengalaman belajar akan membuat anak merasakan dan mengalami sendiri proses belajarnya sehingga menjadi pengalaman yang t...

Membangun Karakter Siswa pada Era ICT

Gambar
Information Communication Technology (ICT) sudah mengubah banyak hal ,dalam dunia bisnis ,sosial kemasyarakatan termasuk pendidikan.Mulai prosedur dan gaya beraktivitas berbasis ICT berubah seiring dengan kecanggihan tehnologi itu.Sebagai guru tidak boleh memandang sebelah mata perkemabangan itu mengingat siswa sudah akrab dengan dunia ICT. Kemampuan ICT menggunakan computer sebagai media pembelajaran merupakan alat bantu yang sangat efektif. Guru diharapkan tidak terpaku menggunakan kapur dan ceramah saat mengajar. Namun menggunakan media pembelajaran berbasis ICT., siswa dapat tereksplorasi,system inderanya baik visual,audio,feel dan kinesttiknya.Serta imajinasi mereka dapat berkembang lebih baik karena gambaran dan tayangan yang bersifat audio visual dan interaktif. Disamping itu ICT semestinya dapat dimanfaatkan oleh siswa bukan saja sebagai media belajar,namun juga sarana komunikasi,antar sesama siswa dan guru serta dimanfaatkan untuk pengembangan diri siswa dan guru. . Med...